Soal
A. Buatlah satu
artikel seputar teknologi pendidikan, jika menggunakan referensi sebagai bahan
kutipan atau acuan teori, cantumkan sumber referensinya dengan jelas!
B. Jawab
pertanyaan di bawah ini!
- Berikan rumusan saudara mengenai teknologi pendidikan, menurut anda aspek mana yang anda utamakan, aspek “hardware atau software”nya ?
- Pendidikan nasional masih menghadapi sejumlah permasalahan antara lain: pemerataan pendidikan, mutu, relevansi, efektivitas, dan efisiensi pendidikan. Jelasakan kontribusi teknologi pendidikan dalam pemecahan masalah-masalah pendidikan tersebut?
- Jelaskan langkah upaya apa saja yang anda dapat lakukan untuk membenahi pusat sumber belajar (PSB) yang ada disekitar anda sehingga PSB tersebut menjadi suatu wadah yang bermanfaat untuk meningkatkan taraf hidup manusia, khususnya di lingkungan sekitar anda!
- Jelaskan keterkaitan antara sumber belajar dengan teknologi pendidikan/pembelajaran!
- Jelaskan perbedaan antara sumber belajar, media belajar, dan alat peraga, Sertakan contohnya masing-masing!
- Berdasarkan pengamatan anda, tuliskan fungsi-fungsi dari Teknologi Informasi dan komuikasi yang sudah berjalan atau diterapkan di lingkungan belajar anda, selain itu tuliskan juga fungsi-fungsi TIK yang belum berjalan di lingkungan belajar anda dan apa yang menjadi faktor penyebabnya!
- Jelaskan dampak positif dan negative dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan pada umumnya dan pembelajaran pada khususnya!
- Dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah terjadi pergeseran paradigma mengenai guru, dimana guru bukan lagi merupakan satu-satunya sumber belajar bagi siswanya. Indentfikasikanlah peran guru yang mana saja yang mengalami perubahan dan yang tidak mengalami perubahan yang diakibatkan oleh perkembangan TIK!
- Berikan contoh bentuk pengaplikasian Teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di sekolah
- Bagaimanakah peran mata kuliah teknologi pendidikan dalam membantu anda sebagai mahasiswa sehingga menjadi ilmuwan dan profesional dibidang anda!
Jawaban
A. Artikel
tentang teknologi pendidikan/pembelajaran.
Teknologi pendidikan merupakan konsep
yang kompleks. Ia dapat dikaji dari berbagai segi dan kepentingan. Kecuali itu
teknologi pendidikan sebagai sutu bidang kajian ilmiah, senantiasa berkembang
sesuai degan perkembangan ilmu dan teknologi yang mendukung dn mempengaruhinya.
Pada awal perkembanganya (sekitar 70
tahun yang lalu), teknologi pendidikan selalu dikaitkan dengan adanya peralatan
terutama yang berupa ruparunggu (audiovisual).peralatan ini pun
hanya berfungsi sebaga alat bantu guru dalam mengajar.perkembangan berikutnya
atau paradigma kedua bertolak dari pendekatan sistem dan teori komunikasi dalam
kegiatan pendidikan.paradigma ketiga bertolak dari pendekatan manajemen proses
intruksional, dimana unsur-unsur yang masing-masing mempunyai fungsi yang
berbeda, dijalin secara integral.paradigma keempat berolak daripendekatan ilmu
prilku, yaitu dengan memfokuskan perhatian kepada diri peserta didik agar
mereka itu dapat dimungkinkan untuk belajar efektif dan efesien. Paradigama
baru atau kelima, merupakan perkembangan internal untuk lebih menegaskan
identitas teknologi pendidikan.
Fokus teknologi pendidikan adalah
memecahkan masalah belajar yang bertujun, terarah dan terkendali. Oleh karena
tu, istilah”teknologi pendidikan” dipersempit menjadi “teknologi pembelajaran”.berdasarkan
perkembanganya paradigma yang terakhir ini, maka defenisi teknologi pembelajaran
adalah teori dan praktek dalam merncang,
mengembangkan, memanfaatkan, mengelola, dan menilai proses dan sumber utuk
belajar.secara oprasional teknologi pendidikan dapat dikaitan sebagai
proses yang bersistem dalam membantu memecahkan masalah belajar pada manusia.
teknologi
pembelajaran tidak hanya sebagai sesuatu yang berupa mesin. Akan tetapi,
mencakp suatu proses yag kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur,
ide, peralatan dan organisasi untuk menganalisis masalah masalh pendidikan dan
mencari jalan untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran.
B.
1.
Hardware atau perangkat keras adalah segala sesuatu peralatan
teknologi yang berupa fisik. Cirinya yang terlihat dan bisa disentuh. Sedangkan
software atau perangkat lunak adalah system yang dapat menjalankan atau yang
berjalah dalam perangkat keras tersebut. Software dapat berupa operating system (OS), aplikasi, ataupun
konten. Dari melihat pengertian
tersebut. menurut pandangan saya, aspek yang
perlu diutamakan antara Hardware dan Software. Yaitu aspek Hardwarenya. Karena,
perangkat keraslah yang bersentuhan langsung dengan proses
pembelajaran/pendidikan. contohnya seperti komputer dan proyektor.
2. permasalahan-permasalahan
dalam pendidikan pemerataan pendidikan, mutu, relevansi,
efektivitas, dan efisiensi pendidikan. menunjukkan bahwa pemecahan
masalah-masalah pendidikan kita membutuhkan alternatif-alternatif lain
disamping cara-cara penyelesaian yang konvensional yang dikenal selama ini.
Berbagai potensi yang dimiliki oleh teknologi dalam pendidikan lantas
memungkinkannya diajukan sebagai suatu alternatif untuk memecahkan
masalah-masalah tadi.
Kontribusi teknologi pendidikan pada
pemecahan masalah untuk pembaharuan sistem pendidikan dan pembelajaran dapat
dibedakan dalam lima kategori yaitu: 1) Penyediaan tenaga profesi yang kompeten
untuk memecahkan masalah belajar. 2) Pengintegrasian konsep, prinsip dan
prosedur dalam sistem pendidikan. 3) Pengembangan sistem belajar pembelajaran
yang inovatif. 4)Penggunaan teknologi komunikasi dan informasi dalam proses
belajar dan pembelajaran. 5) Peningkatan kinerja organisasi dan sumber daya
manusia agar lebih produktif.
Perkembangan masyarakat manusia semakin menegaskan peran teknologi pendidikan dalam peningkatan mutu pendidikan di semua level pendidikan. Pada level makro, teknologi pendidikan berperan dalam mendesain konsep dan pelaksanaan pendidikan secara nasional. Akses pendidikan bagi semua tidak dapat didekati secara konvensional, butuh sentuhan teknologi yang bisa menjamin semua warga negara menikmati pembelajaran yang menjadi haknya sebagai warga negara. Pada level mikro, teknologi pendidikan berperan serta dalam pencapaian mutu pembelajaran. Mutu pembelajaran indikatornya harus terukur. Jaminan pencapaian indicator. indikator itu hanya bisa didekati melalui pendekatan teknologi dalam pengertian sebenarnya, tidak terbatas pada pembelajaran semata, tetapi terintegrasi secara sistemik dan pemanpaatan sumber belajar yang bervariasi.
Perkembangan masyarakat manusia semakin menegaskan peran teknologi pendidikan dalam peningkatan mutu pendidikan di semua level pendidikan. Pada level makro, teknologi pendidikan berperan dalam mendesain konsep dan pelaksanaan pendidikan secara nasional. Akses pendidikan bagi semua tidak dapat didekati secara konvensional, butuh sentuhan teknologi yang bisa menjamin semua warga negara menikmati pembelajaran yang menjadi haknya sebagai warga negara. Pada level mikro, teknologi pendidikan berperan serta dalam pencapaian mutu pembelajaran. Mutu pembelajaran indikatornya harus terukur. Jaminan pencapaian indicator. indikator itu hanya bisa didekati melalui pendekatan teknologi dalam pengertian sebenarnya, tidak terbatas pada pembelajaran semata, tetapi terintegrasi secara sistemik dan pemanpaatan sumber belajar yang bervariasi.
3.
a. menganalisis kebutuhan dimana pusat sumber belajar
didirikan.
b.
Penambahan ruangan pusat sumber belajar yang lebih luas
c. Penyediaan ruangan bagi unit pelayanan
yang belum memiliki ruangan khusus
d. meningkatkan pelayanan, pengelolaan dan
pengorganisasian terhadap sumber belajar tersebut. Hal ini bertujuan agar
sumber belajar mudah untuk diakses dan juga dimanfaatkan.
e.berusaha untuk menjalin hubungan dengan
semua pihak atau institusi melakukankerja sama yang saling menguntungkan untuk
meningkatkan dan mengembangkan pusat sumber belajar.
f.meningkatkan Hubungan dengan masyarakat, misalnya
membuka perpustakaan keliling, pelatihan penulisan karya ilmiah, kegiatan
kompetisi dalam masyarakat (lomba bercerita, artikel, opini dll). Hal ini untuk
meningkatkan minat baca masyarakat/akademis dan menjadi perpustakaan sebagai
salah satu pusat sumber belajar yang mampu bersaing.
4. Agar
tujuan dalam proses pembelajaran dapat tercapai dengan baik, maka harus ada
sumber belajar yang menunjang proses pembelajaran tersebut.ketika seseorang belajar
berinteraksi dengan sumber belajar, maka orang tersebut akan mendapatkan
hambatan-hambatan/atau masalah dalam proses belajarnya.sehingga untuk
memecahkan berbagai masalah tersebut, diperlukan teknologipembelajaran untuk
mengatasi masalah tersebut/mempermudah dalam proses belajar.
5. a.Sumber
belajar adalah suatu kesatuan yang didalamnya terdapat komponen yang saling
berhubungan, saling mempengaruhi, serta saling melengkapi.contohnya;
manusia, alat, aktivitas dan lingkungan.
b.
Media belajar merupakan suatu sarana yang digunakan dalam menyampaikan
pembelajaran/ bahan ajar yang membutuhkan metode serta alat yang digunakan
sesuai keinginan. Contoh: proyektor, buku, komputer dan lain lain.
c. Yang
dimaksud alat bantu pendidikan adalah alat-alat yang digunakan oleh pendidik
dalammenyampaikan bahan pendidikan / pengajaran. Alat bantu ini lebih sering
disebut alat peragakarena berfungsi untuk membantu dan meragakan sesuatu dalam
proses pendidikan pengajaran.contohnya powerpoint.
6. TIK yang telah diterapkan:
v pemanfaatan
media internet untuk menyelesaikan tugas perkuliahan.
v Penggunaan
LCD/proyektor untuk memperentasikan bahan pembelajaran.
v Penggunaan
laptop/note book untuk membantu dalam mengerjakan tugas.
v Adanya
tayangan televisi yang membahas tentang pendidikan.
Tik yang belum diterapkan:
v Belum memanfaatkan media internet
untuk proses pembelajaran jarak jauh (kelas virtual).
v Belum digerakkanya kegiatan diskusi
online, diskusi yang dilakukan melalui internet berupa chat, e-mail, dan forum.
7. Dampak positif:
v sebagai media informasi, misalnya
internet. Peserta didik dapat mengeksplorasi informasi yang ada di seluruh
dunia dengan lebih efisien dan efektif hanya dengan mengakses internet.
v perkembangan TIK dapat pula
dimanfaatkan peserta didik sebagai media komunikasi. Misalnya, memanfaatkan
jaringan internet untuk chatting dan mailing, peserta didik dapat berkomunikasi
dengan saling bertukar informasi tentang apa yang sedang dibahas.
v Dengan adanya perkembangan TIK,
belajar menjadi jauh lebih efisien. Proses pembelajaran tidak harus selalu
dengan bertatap muka seperti jaman dahulu. Kini, proses pembelajaran dapat
dilakukan memanfaatkan perkembangan TIK yang ada, sehingga kita juga dapat
efisien dalam menggunakan waktu.
v Adanya fakta bahwa peserta didik
lebih termotivasi untuk belajar dengan metode belajar yang menggunakan
fasilitas multimedia daripada metode belajar konvensional.
v Berkembangnya TIK juga berperan
dalam hal mengelola institusi pendidikan. Peran yang dimaksud adalah memudahkan
institusi pendidikan untuk menyediakan layanan informasi untuk para peserta
didik, seperti informasi tentang biaya pendidikan, kurikulum, pembimbing, dan
sebagainya.
Dampak
negatif:
v Dapat terjadi proses pembelajaran
yang terlalu bersifat individual sehingga mengurangi pembelajaran yang bersifat
sosial.
v Dari aspek informasi yang diperoleh, tidak terjamin adanya ketepatan
informasi dari internet sehingga sangat berbahaya kalau anak kurang memiliki
sikap kritis terhadap informasi yang diperoleh.
v Dari sisi kegairahan kadang-kadang anak-anak lebih bergairah dengan
internetnya itu sendiri dibandingkan dengan materi yang dipelajari. Terkadang
anak-anak lebih senang bermain games ketimbang materi yang diberikan oleh guru.
Karena games sangat menarik peserta didik untuk rehat sejenak dari segala
pembelajaran yang diterimanya di sekolah.
v Bagi anak-anak sekolah dasar penggunaan internet yang kurang proporsional
dapat mengabaikan peningkatan kemampuan yang bersifat manual seperti menulis
tangan, menggambar, berhitung, dan sebagainya.
8. Peran guru yang mengalami perubahan:
v Peran guru yang pada awalnya hanya
sebagai sumber utama informasi dan sumber jawaban, kini menjadi fasilitator
pembelajaran.
v Peranan guru dalam mengendalikan
semua aspek pembelajaran sudah tidak berlaku lagi, kini guru lebih
banyak memberikan alternatif dan tanggung jawab kepada peserta didik dalam
proses pembelajaran.
v Guru tidak
lagi mengunakan sistem menjelaskan secara keseluruhan dari bahan
pengajaran,karena telah ada aplikasi power point dan proyektor.
Peran
guru yang tidak mengalami perubahan:
v Pewarisan
dan penanaman nilai-nilai kehidupan yang diberikan oleh guru tidak hanya
diajarkan secara verbal searah sebagaimana yang bisa diperoleh melalui media
pembelajaran elektronik, tetapi harus dikomunikasikan secara baik tidak hanya
melalui ceramah dan pidato retoris tetapi terutama dan paling bermakna harus
melalui contoh dan sikap hidup yang nyata.
v Pola
komunikasi yang terjadi dalam pembelajaran yang disajikan oleh guru adalah
sebuah pola komunikasi yang humanis karena komunikasi antara manusia dengan
manusia yang lebih melibatkan suasana hati, rasa peduli, dan tenggang rasa yang
tidak mungkin dialami anak didik ketika belajar dengan menggunakan alat-alat
pembelajaran elektronik yang dingin, kaku dan tak punya perasaan.
v Karena
teknologi memiliki kemampuan terbatas berupa pemecahan masalah yang rasional.
Ketika ada hal-hal yang irasional, manusia masih lebih unggul dalam
menyelasaikan masalah. Dengan kata lain, peran para pengajar tidak akan
tergantikan oleh teknologi, bagaimanapun teknologi itu berkembang semakin
canggih.
v guru tetap
mengevaluasi peserta didiknya untuk mengetahui tingkat kemampuannya.
9. (a)
memanfaatkan jasa teknologi elektronik yang memudahkan guru dan peserta didik,
peserta didik dan sesama peserta didik atau guru dan sesama guru dapat
berkomunikasi dengan relatif mudah dengan tanpa dibatasi oleh hal-hal yang
protokoler; (b) memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan jaringan
komputer); (c) menggunakan bahan belajar mandiri (self-learning materials) yang
disimpan di jaringan komputer sehingga dapat diakses oleh guru dan peserta
didik kapan dan di mana diperlukan; (d) memanfaatkan jadwal pembelajaran,
kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan
administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.(e) teknologi
informasi dan komunikasi telah menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah.
10.Dalam mata kuliah teknologi
pendidikan/pembelajaran, kita diajarkan bagaimana memanfaatkan/menggunakan
suatu teknologi dengan baik, serta membekali para peserta didik dengan
pengetahuan yang berkaitan dengan tekonologi.Yang
akan menjadi bekal dalam bergelut dalam dunia pekerjaan yang diinginkanya.
sehingga menjadikan seseorang profesional dibidangnya masing-masing.
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
Miarso Yusufhadi, menyemai benih teknologi pendidikan, Jakarta:Kencana, 2004.
Nasution, prof. M.A, teknologi pendidikan, Jakarta: Bumi
Aksara.